Sidang Ferdy Sambo dan Bharada E Digelar Terpisah
Jadwal sidang perdana Ferdy Sambo dkk dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J akan digelar mulai hari ini, Senin 17 Oktober 2022 pukul 10.00 WIB. Sidang tersebut akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
“Senin 17 Oktober 2022 jam 10.00 WIB-selesai sidang pertama Ferdy Sambo,” tulis SIPP PN Jaksel, Senin (10/10/2022).
Para tersangka pembunuhan Brigadir J yakni Putri Candrawathi, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf juga akan mulai diadili. Sementara itu, sidang perdana terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudiang Lumiu (Bharada E) akan dilakukan secara terpisah.
Jadwal sidang perdana Richard Eliezer dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J akan digelar Selasa (18/10/2022). Sidang Bharada E juga akan digelar di PN Jaksel.
“Bharada E Selasa 18 Oktober 2022,” kata Pejabat Humas PN Jaksel Djuyamto.
Untuk jadwal sidang perdana enam tersangka obstruction of justice penanganan kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo akan digelar Rabu (19/10/2022)di PN Jaksel.
“Yang obstruction of justice Rabu 19 Oktober 2022,” katanya.
Sidang Ferdy Sambo dkk Terbuka Disiarkan Langsung di TV-YouTube. Pelaksanaan sidang perdana Ferdy Sambo dkk buntut kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua akan digelar di PN Jaksel secara terbuka dan ditayangkan langsung melalui media massa seperti TV nasional hingga channel YouTube PN Jaksel.
Djuyamto mengatakan dengan koordinasi bersama stasiun TV nasional yang difasilitasi oleh Dewan Pers berkaitan dengan izin live persidangan Ferdy Sambo.
“Kami memang menyepakati sidang live perkara Ferdy Sambo. Dari pengalaman yang sudah-sudah, ada majelis hakim yang membolehkan live streaming seluruhnya, ada yang sebagian saja, seperti surat dakwaan, eksepsi, tanggapan, pembacaan putusan boleh (live),” katanya saat ditemui di di The Heritage Palace, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, seperti dilansir detikJateng pada Sabtu (15/10/2022).
Sebelumnya, Djuyamto mengatakan kasus Ferdy Sambo ini begitu menyita perhatian publik, sehingga memutuskan untuk menyediakan TV pool agar publik bisa menyaksikan persidangan.
“Bahwa antusiasme publik untuk memperoleh serta mengikuti informasi perkembangan persidangan perkara FS dkk akan difasilitasi oleh siaran atau liputan TV melalui TV pool, sehingga publik tidak perlu datang menghadiri langsung ke PN Jakarta Selatan,” kata Djuyamto, Jumat (14/10/2022).
(mw/ka)