DINAS Pendidikan Medan Sebut Tak Ada Cluster Baru Covid 19 selama Pelaksanaan PTM Terbatas

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Topan Obaja Ginting menyatakan bahwa tidak ada cluster baru penyebaran virus COVID-19 di seluruh sekolah yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).

Diterangkan Topan bahwa jika ada penyebaran cluster baru virus COVID-19 maka pelaksanaan PTMT kelas 1-3 SD tidak akan di laksanakan.

“Baik jadi saya koreksi sudah dua minggu ya perjalanan PTMT tingkat SD kelas atas 4-6 dan alhamdulillah kita bersyukur bahwa hingga hari ini saya belum mendengar atau mendapatkan laporan adanya kasus cluster COVID-19 di sekolah-sekolah baik swasta ataupun negeri,”paparnya Sabtu (20/11/2021).

Ia juga meminta agar seluruh sekolah baik guru, siswa maupun petugas sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk saling menjaga keselamatan.

“Kita berdoa bersama sama bahwa ini bisa seperti ini trus sehingga kondusifitas kegiatan ngajar mengajar tetap terjaga di masa pandemi cOVID-19 ini,”terang Topan.

Meski tidak ada penyebaran cluster baru virus COVID-19, diakui Topan masih minim sekali siswa yang diizinkan orang tuanya untuk melaksanakan belajar di sekolah.

“Saya juga mendengar kabar itu masih minim sekali wali murid yang izinkan anaknya untuk belajar di Sekolah,” ucap Topan.

Menanggapi hal itu, Topan mengaku tidak menjadikan hal itu sebagai masalah karena pihaknya tidak boleh memaksakan sang anak untuk melaksanakan PTM di sekolah.

“Kita tidak boleh memaksa karena sudah peraturan dari kementerian dan kesepakatan kita dengan kepala sekolah seperti itu, bagi siswa yang hendak PTMT haru mendapat izin wali murid,”jelasnya.

Kendati demikian, Dikatakan Topan pihaknya akan tetap memberikan himbauan dan sosialisasi kepada wali murid tentang ketatnya protokol kesehatan.

“Tapi kewajiban kita harus memberi pemahaman secara pelan dan terus menerus terkait amannya sang anak belajar di sekolah,”paparnya.

Topan juga menjelaskan bahwa langkah pertama yang akan diambil oleh pihaknya untuk wali murid percaya bahwa Disdik Selalu mengingatkan sekolah tentang pentingnya protokol kesehatan.

“Saya pikir yang pertama itu kami harus yakinkan orang tua bahwa Disdik selalu mengingatkan kepada seluruh sekolah baik negeri maupun swasta untuk selalu mematuhi prokes, guna penyelamatan nyawa anak didik kita,”kata Topan.

Langkah kedua topan berharap seluruh sekolah supaya bisa konsisten dalam penerapan protokol kesehatan yang telah diatur dan disepakati bersama.

“Kedua saya himbau juga kepada sekolah supaya konsisten dalam menjaga prokes agar keraguan orang tua tidak timbul saya mendorong semua sekolah untuk selalu konsisten dan komunikasi dan publikasi terhadap kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah yang sudah memenuhi standar yang kita tentukan bersama,”jelasnya.

Topan juga menghimbau kepada siswa di Kota Medan agar tidak takut dan mempunyai kemauan yang kuat untuk belajar tatap muka di sekolah.

” Kami himbau untuk anak-anak ku yang merasa badannya sehat, fit dan siap untuk belajar tatap muka maka dengan senang hati kami menyambut dan memperbolehkan belajar tatap muka di sekolah,”ucapnya.

#medan #PTM #covid19 #indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.